Uji Multikolinearitas Pada SPSS

Uji Multikolinearitas Pada SPSS

Uji Multikolonieritas digunakan untuk menguji apakah dalam model regresi ditemukan adanya korelasi antara variabel independen atau variabel bebas X. Model regresi yang baik seharusnya tidak terjadi korelasi antara variabel independen X. Untuk mendeteksi terjadinya multikolonieritas dengan mengamati besarnya nilai Tolerance dan VIF (Varian Inflation Factor), apabila nilai VIF > 10 dan nilai Tolerance < 0,1, maka terjadi multikolonieritas. Sebaliknya apabila nilai VIF < 10 dan nilai Tolerance > 0,1, maka tidak terjadi multikolonieritas.

Untuk langkah-langkahnya perhatikan video dibawah:



Hasilnya akan seperti gambar dibawah:


Cara menganalisanya:

Dari hasil uji multikolonieritas tidak ada variabel independen yang memiliki nilai tolerance kurang dari 0.1 dan hasil variabel inflation factor (VIF) kurang dari 10 yang menunjukkan bahwa tidak ada satu variabel independen yang memiliki nilai lebih besar dari 10. Maka dapat disimpulkan bahwa persamaan model tersebut tidak terjadi multikolonieritas.

Tips
Agar lebih mudah memahami artikel tentang SPSS ini sebaiknya ikuti mulai dari postingan awal dengan cara membuka label SPSS dan mengerjakannya secara berurut. Karena pada artikel ini hanya ada satu study kasus beserta data responden yang dapat sobat download. Study kasus yang diolah mulai dari cara Membuat Variable sampai dengan Uji Koefisien Determinasi R2 Pada SPSS. Terdapat 3 Variable dalam study kasus yaitu Pengaruh Sistem Informasi Berbasis Web, Kualitas Layanan,  dan Kepuasan Nasabah.

Demikian Cara Melakukan Uji Multikolinearitas Pada SPSS, Semoga Bermanfaat