Uji Koefisien Determinasi R2 Pada SPSS

12:45:00 AM
Koefisien determinasi digunakan untuk mencari seberapa besar variasi variabel independen dapat menjelaskan secara keseluruhan variasi variabel independen. Koefisien determinasi mengukur seberapa besar pengaruh variabel independen secara keseluruhan terhadap naik turunnya variasi nilai variabel dependen.

Nilai koefisien determinasi adalah antara nol dan satu. Bila R = 0 berarti diantara variabel bebas (independent variable) dengan variabel terikat (dependent variabel) tidak ada hubungannya, sedangkan bila R = 1 berarti antara variabel bebas (independent variable) dengan variabel terikat (dependentvariable) mempunyai hubungan kuat.

Silahkan simak videonya:



Hasilnya akan tampak seperti gambar dibawah:


Penjelasannya:

Dari gambar diatas  maka diketahui nilai R2 adalah sebesar 0,442. Dari nilai tersebut dapat dilihat bahwa kepuasan nasabah  dipengaruhi oleh sistem informasi berbasis web dan kualitas layanan sebesar 0,442.

Hal ini berarti Kepuasan Nasabah dipengaruhi oleh SI Berbasis Web dan Kualitas Layanan sebesar 44,2 % dan sisanya 55,8 % dipengaruhi oleh hal-hal lain yang tidak diteliti.

Tips
Agar lebih mudah memahami artikel tentang SPSS ini sebaiknya ikuti mulai dari postingan awal dengan cara membuka label SPSS dan mengerjakannya secara berurut. Karena pada artikel ini hanya ada satu study beserta data responden yang dapat sobat download. Study kasus yang diolah mulai dari cara Membuat Variable sampai dengan Uji Koefisien Determinasi R2 Pada SPSS. Terdapat 3 Variable dalam study kasus yaitu Pengaruh Sistem Informasi Berbasis Web, Kualitas Layanan,  dan Kepuasan Nasabah.

Demikian Cara Melakukan Uji Koefisien Determinasi R2 Pada SPSS, Semoga Bermanfaat

Artikel Terkait

Previous
Next Post »